5 Fakta Menarik Menyusui

Menyusui. Aktivitas alami yang sangat indah bagi ibu dan anak, namun tidak selalu mudah dilakukan. Inilah masa di mana para ibu ditantang untuk memberikan yang terbaik bagi buah hatinya. Banyak ibu yang tidak tahu bahwa hal-hal yang tidak terduga terjadi dalam proses pemberian ASI ini. Berikut diantaranya:

Meningkatnya hormon dalam tubuh

Oksitosin. Hormon yang satu ini akan menemani Anda selama masa menyusui. Kekuatan hormon ini memiliki tugas untuk menurunkan ASI hingga ke bagian depan payudara Anda. Menariknya, hormon oksitosin ini adalah hormon yang sama yang bekerja pada otak saat seseorang jatuh cinta. Itulah mengapa Anda tidak peduli betapa seringnya si kecil menangis dan membangunkan tidur Anda. Bayi kecil Anda telah membuat Anda jatuh cinta!

Hormon lainnya yang meningkat saat Anda menyusui adalah hormon yang membuat Anda merasa santai, bahkan hingga mengantuk. Sistem kerja hormon ini sama seperti saat Anda merasa mengantuk setelah makan terlalu kenyang, dan Anda tidak kuasa menahannya. Dalam kondisi seperti ini, cobalah untuk mencuri waktu untuk tidur setelah menyusui sekitar 10 menit saja. Tidur kilat seperti ini dapat mengembalikan kembali seluruh tenaga yang Anda butuhkan untuk menjalani hari, lho. Tapi, jangan lupa pastikan anak Anda aman saat Anda tinggal tidur, ya…

Sayangnya, tidak semua efek hormonal saat menyusui berdampak positif. Beberapa laporan dari para ibu menyebutkan bahwa muncul juga sensasi tidak nyaman sebelum ataupun saat menyusui. Mulai dari perut yang tidak terasa enak, lemas, berkeringat, hingga perasaan yang menjadi lebih sensitive. Namun tenang, efek negatif ini umumnya hanya sementara dan akan tertutup dengan efek positif yang Anda rasakan saat menyusui, kok. Konsultasikan juga dengan para dokter bila Anda merasa efek dari menyusui ini membuat Anda terganggu.

Membantu ibu menurunkan berat badan

Seiring semakin besarnya bayi Anda, berat badan Anda umumnya juga akan berkurang dan kembali seperti semula. Mengapa bisa begitu? Proses menyusui lah yang sesungguhnya melakukan pemindahan kalori dari Anda kepada si kecil.

Robert Wool, associate professor of obstetrics and gynecology dari Tufts University mengatakan bahwa ASI sesungguhnya memiliki kandungan lemak dan kalori yang tinggi. Dengan menyusui, bayi akan menyerap lemak dari tubuh ibu, dan membuat berat badan ibu turun dengan mudahnya. Akan tetapi, hal ini tidak berlaku untuk semua ibu. Hal ini tentunya bergantung pada metabolisme tubuh setiap ibu.

ASI Anda dapat tumpah, bahkan banyak sekali

Khususnya di awal masa paska-melahirkan, payudara Anda seolah bekerja dengan caranya sendiri. Payudara Anda seolah memiliki jam kerjanya sendiri yang menentukan kapan ia akan mengeras, mengeluarkan tetesan ASI, hingga kapan waktu yang tepat bagi Anda menyusui. ASI Anda mungkin juga akan tumpah kapanpun Anda mendengar bayi menangis, bahkan bukan bayi Anda sendiri. Foto, video, ataupun bila Anda berpikir sedikit saja tentang bayi Anda, juga akan mempengaruhi payudara Anda untuk meneteskan ASI.

Sekali lagi hormon oksitosin memiliki peran dalam proses tumpahnya ASI Anda ini. Anda mungkin merasa malu dengan bagian basah pada bagian payudara baju Anda. Tapi, cobalah anggap hal ini sebagai sebuah pengingat alami bahwa anak Anda membutuhkan ASI.

Lebih besar sebelah

Hal ini mungkin dapat terjadi pada payudara Anda. Banyak ibu yang merasa salah satu payudaranya menghasilkan ASI yang lebih banyak dibandingkan pasangannya. Sama halnya dengan ukuran kaki Anda yang mungkin sedikit berbeda, begitu pula yang bisa terjadi dengan ukuran payudara. Biasanya payudara yang lebih produktif menghasilkan ASI akan tampak lebih besar dan penuh. Tenang saja, kondisi ini normal, kok. Namun, cobalah untuk berusaha memberikan porsi ASI yang sama dari masing-masing payudara.

Cocok untuk bayi Anda

Seperti makanan lengkap yang Anda santap, seperti itulah ASI dirasakan oleh bayi Anda. Tahukah Anda? Saat baru dikeluarkan tekstur ASI cenderung lebih berair sehingga cocok sebagai makanan pembuka anak Anda. Semakin lama si kecil menyedot, ASI terasa akan lebih berlemak. Kandungan ASI seperti inilah yang memenuhi kebutuhan dan mudah dicerna bayi Anda.

Tidak hanya itu, ASI juga dilengkapi kandungan yang memperkuat sistem imun tubuh anak. Inilah mengapa dengan menyusui anak dapat membuat si kecil menjadi lebih sulit terserang penyakit. Kandungan ASI juga akan berubah seiring bertambahnya usia dan kebutuhan gizi anak Anda. Inilah nutrisi terbaik dan pasti disukai bayi Anda.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+