Tips dan Cara Membina Keluarga Bahagia

         Siapa yang tak ingin memiliki keluarga bahagia di dunia dan akhirat? pasti setiap orang mendambakannya. Namun sangat sedikit yang mengetahui bagaimana kiat membangun keluarga bahagia yang benar.

         Keluarga bahagia yaitu yang semua orang di dalamnya merasa tentram, tenang, nyaman dan damai. Keluarga bahagia adalah tempat kita bernaung dari segala permasalahan kehidupan. Rumah yang diisi dengan keluarga bahagia akan menjadi rumah yang dirindukan. Rumah penyejuk hati yang akan menghibur pemiliknya setiap kali singgah di rumah tersebut.

Ada beberapa kiat cara membina keluarga bahagia yaitu diantaranya :

1. Rumah Tangga Dibangun Dan Didirikan Berlandaskan Iman dan Taqwa.

         Asas serta niat awal ketika merintis sebuah keluarga dalam bentuk pernikahan yang syah baik dalam agama maupun sah di dalam aturan negara dalam rangka pembentukan sebuah keluarga bahagia ialah rumah tangga yang dibina atas landasan iman dan taqwa, dan bukan atas dasar cinta semata-mata.

2. Membentuk Rumah Tangga dengan Cinta dan Kasih Sayang.

         Ini adalah merupakan cara membina keluarga bahagia. Tanpa adanya Cinta dan Kasih Sayang, maka sebuah masyarakat tidak akan dapat hidup dengan tenang dan aman terutama dalam lingkup kecil sebuah keluarga.

         Dua hal ini merupakan pilar penting yang diperlukan karena sifat Cinta dan Kasih Sayang yang terwujud dalam sebuah rumah tangga dapat melahirkan sebuah masyarakat yang bahagia, saling menghormati, saling mempercayai dan saling tolong-menolong dalam kebaikan.

        Tanpa Cinta dan Kasih Sayang, sebuah perkawinan akan hancur, kebahagiaan hanya akan menjadi impian semua saja. Dan ini adalah termasuk ciri kriteria keluarga bahagia.

3. Bersyukur Telah Dikaruniai Pasangan Hidup

         Mensyukuri anugerah yakni seorang pasangan hidup adalah merupakan kewajiban bagi tiap manusia. Karena tidak sedikit manusia yang sampai akhir hayatnya tidak mempunyai pasangan hidup.

         Mensyukuri ini juga artinya kita siap dengan kelebihan dan kekurangan pasangan hidup kita, apapun itu. Karena pada umumnya ketika berkenalan dulu kita hanya mengenal akan kebaikan-kebaikan dari pasangan kita.

         Setelah kita mengarungi bahtera rumah tangga lambat laun kita juga akan mengetahui kekurangan pada istri atau suami kita. Tetapi itulah rumah tangga, saling melengkapi satu sama lain dan menerima kekurangan satu sama lain.

4. Memilih Kriteria Suami atau Istri Yang Tepat

         Ini dilakukan sebelum masa pernikahan dimulai. Agar terciptanya keluarga yang bahagia, maka dalam menentukan kriteria suami maupun istri haruslah tepat. Diantara kriteria tersebut misalnya orang yang taat dalam beragama, berasal dari keturunan keluarga baik dan sebagainya.

         Mempunyai budi pekerti yang luhur, sopan santun dan bertutur kata yang baik. Ini juga yang pertama kali harus dilakukan dalam rangka menciptakan keluarga bahagia.

5. Menjalankan Kewajiban dan Hak Sebagai Suami Dan Istri Dengan Baik

         Agama telah banyak mengajarkan mengenai posisi pria dan wanita dalam sebuah keluarga. Bagaimana hak seorang istri, kewajiban seorang istri. Apa saja yang menjadi bagian dari sebuah kewajiban seorang suami, apa hak-hak suami dalam rumah tangga.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+